Kali ini #latepost, bukan karena gue sok-sok gtu ikut anak-anak gaul socmed di path or instagram yang bkin hashtag tersebut jika loe ingin memberi tahu bahwa loe pernah liburan, sambil posting foto sedang liburan supaya temen-temen bilang wahh dan jadi envy dengan postingan foto dan #latepost loe tersebut. Tapi memang ini gue telatnya udah kebangetan buat posting blog tentang cerita gue jalan-jalan, a half backpacker actually dengan 2 bro bra gue ke Bandung (yayyy.. finally ke bandung coy..). Bahkan untuk menceritakan tanggal berangkat aja gue harus cekidot email-email yang dulu lagi.. hahaa (parahhh,faktor umur..)
PREPARATION..
For some people, buat prepare trip or holiday bakal butuh waktu yang panjang, atleast 1 or 2 months before hari H. tapi tadaaa gue and 2 tmen gue, sebut saja namanya pinto dan tedi (nama samaran..) cuma butuh 2 or 3 days untuk nyiapin segalanya. Padahal memang kita gak nyiapin apa-apa buat short trip kali ini.. hahaaTiket kereta done! Tiket travel pulang done! Booking hotel done! and thats wrap for preparation.. *claphandeverybody
HARI H


SAMPAI DI BANDUNG
Sepanjang perjalanan gue tidur sambil sesekali ngeliat view yang kece dari balik jendela kereta. Sumpahh, this is the 1st time gue naik kereta yang durasinya 2jam-an lebih, biasanya juga depok-jakarta doank yang pernah. A little bit worried and panic attack, tapi ketika ngeliat muka itu 2 bro bra yang ketawa terus, jadi gak panik lagi. And finally, setelah 2 jam-an perjalanan di darat, laut dan udara (lebayy..lebay..) sampai juga di stasiun bandung. After that, blank blank blank.. kita mau kemana sodara-sodara pikir gue and also itu bocah berdua juga punya pikiran yang sama #dududu. Dengan tenangnya bro tedi langsung bilang dan ngasih command ke kita donk, dan bilang 'mari kita pipis dulu...'(bunuh, bunuh aj babang lagi dek..).
SHOW TIME
Sesuai planning kita di tempat per-pipis-an tadi, 1st destination kita adalah hotel, supaya bisa tarok ini tas-tas backpacker yang isinya makanan doank. Tedi (Panic face) Pinto (Worried face) Gue (Straight face) dan mulailah kita mencari angkot mana yang menuju hotel kita, sambil sesekali gue browsing-an tentang angkot map kota bandung. Kita naik angkot ke Dago sesuai petunjuk sesepuh di kaskus yang gue baca malam sebelumnya, tapi how stupid i am.. (dick.. malu-maluin dunia persilatan loe) gue gak tau simpang yang seharusnya kita berenti, malah terus sampai terminal dago sebagai pemberhentian terakhir. And akhirnya gue proklamirkan ke kedua bocah itu kalau KITA NYASAR COY.. Mulai lahh dengan gaya kalem (as always) yang selalu ditunjukkan bro tedi, bertanya dengan salah seorang tukang parkir dan singkat kata singkat cerita kita diberentiin satu angkot untuk menuju hotel kita yang ternyata harus nyambung jalan kaki (fine..jalan kaki fine..). Di dalam angkot gue sibuk nanya alamat hotel dengan sopir angkot (aa' euoiii kalau di bandung), si tedi dengan ibuk-ibuk dan si pinto dengan nenek-nenek (hee,peace brohh..). Bahkan karena terpancar wajah panik dari kita bertiga salah seorang nenek-nenek (semoga masih sehat, amiin) yang mengajak kita untuk singgah dirumahnya aja atau nginap sekalian (let say dia terpikat sama wajah ke-bapak-an dari pinto).*kalem
Ketika nyambung jalan kaki itulah kita baru makan pagi (etss jam sgini makan pagi..) yapp, kita makan pagi jam 11.30 sodara setanah air (T_T). Dan dengan GPS di smartphone (cieee smartphone dang..) kita akhirnya menemukan hotel yang ala kadarnya but still good, ketemu aa' resepsionis, minta kunci, masuk kamar dan tanpa ba bi bu.. kita langsung taruh barang-barang yang gedong-gedong dan bersiap untuk melanjutkan sebagai BACKPACKER NEKAT
KAWAH PUTIH 1st DESTINATION
